Home > Ubuntu > BackUp File di Ubuntu

BackUp File di Ubuntu


Melakukan BackUp File di Ubuntu.

Sumber :psychocats.net/ubuntu dan berbagai sumber lain

Pertanyaan yang sering muncul dibenak saya, terutama setelah melakukan Upgrade dari Ubuntu 9.10 (karmic) ke Ubuntu 10.04 (Lucid Lynx) yang saya lakukan via Alternate CD gagal, adalah “Bagaimana saya membacup data saya, dan bagai mana saya me-restore nya kembali?”

Melakukan BackUp File-file Pribadi

rsync adalah salah satu perintah default (yang sudah otomatis ada di Ubuntu) untuk melakukan backup file-file pribadi.  Rsync memberikan keleluasaan untuk melakukan backup hanya file-file yang saya anggap penting dan baru. Dan ampuhnya, saya hanya membutuhkan waktu yang sedikit untuk melakukan backup tersebut.

Caranya adalah memberikan perintah di terminal:

rsync -av [folder sumber data] [folder tujuan data akan disimpan]

Sebagai contoh, saya akan melakukan backup semua data yang ada di directory /home ke external harddisk yang ter mount di /media/usbdrive, you would use the command

sudo su

rsync -av /home/rikie /media/usbdrive

untuk lebih jelasnya, bisa juga kita lihat manualnya.

man rsync

sehingga kita bisa memberikan option lain selain -av.

Kita juga bisa menggunakan rdiff-backup, sehingga kita dapat melakukan backup dan restore tanggal yang berbeda, namun file yang sama tanpa harus memakan space harddisk yang banyak.

Kok rasanya agak susah ya melakukan dengan terminal, karna harus ngetik-ngetik.. (sama aku juga males sih… hehehe) ada cara yang enak dilihat namun paling tidak berkorban dikit untuk install dulu, bisa lewat ubuntu software center atau (hehehe.. ketik-ketik dikit) dari terminal, ini yang paling biasa saya kerjakan, yaitu dengan grsync,

sudo apt-get install grsync

Dan kita akan menemukan tampilan GUI seperti dibawah ini.

BackUp Semua Installasi

Diakui memang tidak seanggun System Restore yang ada di Jendela, namun tetap saja oke dan mantab, paling tidak diteorinya🙂.

Hingga saat ini, Ubuntu tidak memiliki System Restore layaknya jendela. Jadi jika kita memberika perhatian penuh pada system kita dan banyak, bila tidak mau dibilang sering, melakukan install aplikasi (terutama pada aplikasi yang tidak tersupport) dan memungkinkan mengganggu System kita yang telah berjalan dengan indahnya (bukti, makanya saya nulis ini.. hehehe), ada baiknya kita melakukan backup system dulu.

Walau ini sebenarnya terlambat bagi saya, namun semoga teman-teman yang lain bisa belajar dari pengalaman ini.

Ada beberapa cara untuk membuat backup ini,

Remastersys membuat custom live/install image CD tanpa harus melakukan instalasi.

PartImage program kecil yang nyaman digunakan, kebetulan aku menggunakan ini, yang dapat membuat image pada partisi kita.

pertama, booting dari liveCD , kemudian lakukan installasi kecil dengan terminal

ubuntu@ubuntu:~$ sudo apt-get upgrade && sudo apt-get install partimage

Detail dari partimage bisa di lihat di beberapa tutorila terutama disini

Sampai disini dulu deh… udah maleeeeem banget nih hehehe

Semoga bermanfaat, insyaAllah bila ada kesempatan akan saya tulis detail untuk Partimage ini.

Categories: Ubuntu
  1. Dedi
    25 May 2010 at 6:27 pm

    Seep tutorial nya bermanfaat niy
    thank 4 sharing

  2. 26 May 2010 at 12:10 pm

    Sama2 mas dedi, semoga manfaat.

  3. 18 March 2016 at 10:23 am

    Ade syg…

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: