Home > Warna-warni > Islam, Terorisme atau Politik

Islam, Terorisme atau Politik


Ini adalah kutipan subuah topik yang ter tulis di Facebook tentang bom-bom yang terjadi di Indonesia.
Dan akhirnya Nurdin M Top “diduga” mininggal dan Dr. Azhari meninggal di Indonesia.

Bom yang melanda Indonesia menjadi sebuah Kejadian mengerikan yang kerap terjadi, dengan teori teroris berkedok Islam untuk anti negara non Islam, tapi kalau dilihat dan diamati lebih dalam kemungkinan serangan Bom tersebut adalah serangan dari negara lain. Ini menurut pendapat saya, kalau serangan teroris tersebut dilancarkan untuk merusak perekonomian Indonesia. Kalau kita lihat dari serangkaian Bom yang terjadi:

  1. Bom Mobil, Kedubes Filipina – 1 Agustus 2000 (2 tewas & 21 luka)
  2. Bom Mobil, Bursa Efek Jakarta – 14 September 2000 (15 tewas)
  3. Bom Waktu, Malam Natal (24 Gereja) – 24 Desember 2000
  4. Bom Waktu, Plaza Atrium – 1 Agustus 2001 (6 luka)
  5. Bom Waktu, Gereja Santa Anna & HKBP – 22 Juli 2001 (6 tewas)
  6. Bom Waktu, Tahun Baru Jakarta & Palu – 1 Januari 2002 (Jkt: 1 tewas & 1 luka)
  7. Bom Mobil, Kuta Bali – 12 Oktober 2002 (Int: 165 tewas Ind: 38 tewas & 209 luka)
  8. Bom Waktu, McDonald’s Makassar – 5 Desember 2002 (3 tewas & 11 luka)
  9. Bom Mobil, JW Mariott Jakarta – 5 Agustus 2003 (12 tewas & 150 luka)
  10. Bom Waktu, Mabes Polri Jakarta – 3 Februari 2003
  11. Bom Waktu, Bandara Soekarno Hatta (KFC) Jakarta – 27 April 2003 (10 luka)
  12. Bom Waktu, Palopo Kafe Bukit Sampoddo Indah Sulawesi – 10 Januari 2004 (4 tewas) . Bom Mobil, Kedubes Australia Jakarta – 9 September 2004 (11 tewas)
  13. Bom Ransel, Kafe Nyoman, Kafe Menega & Resto RAJAs Bali – 1 Oktober 2005 (Int: 5 tewas Ind: 15 tewas & 196 luka)  Bom Waktu, Tentena Poso – 28 Mei 2005 (22 tewas)
  14. Bom Waktu, Pasar Babi Palu – 31 Desember 2005 ( 7 tewas & 45 luka)
  15. Bom Ransel, Ritz Carlton & JW Mariott Jakarta – 17 Juli 2009 (12 tewas & 150 luka)

Tidak ada satupun korban dari Negara tetangga kita Malaysia sedangkan Pentolan teroris berasal dari Negara Malaysia, pertanyaan kemudian datang kenapa Indonesia kenapa tidak Negara mereka sendiri saja yang mereka serang… Kalau kita mau belajar tentang pemerintahan Orde Baru kita akan sadar itu adalah ancaman latent yang ditakutkan oleh pemerintahan Panglima Besar Suharto pada saat itu. Ingat Negara kita Negara Bhineka (beragam suku), 5 agama dan Bodoh (khusus daerah), dalam menyatukan Negara Indonesia tidak cukup dengan UUD’45 tetapi juga dengan penerapan psikologis dari dini pada setiap warganya (dulu sewaktu saya SD – SMP pelajaran PMP dan selalu wajib menonton film G30S-PKI di setiap bioskop, SMA udah gak ada lagi karna didaerah saya sudah tidak ada Bioskop pada bangkrut..hehehehe) hal tersebut semata-mata untuk membina kesatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh faham-faham yang bertentangan dengan Pancasila. Dan yang paling ditakutkan oleh pemerintah adalah Agama, dimana faham-faham buruk dapat dimasukan melalui ajaran-ajaran agama untuk tujuan tertentu, apalagi jika sekelompok masyarakat itu bodoh dan kurangnya ajaran & pemahaman Agama dari kecil (contoh: sholat karena takut oleh Orang Tua & masuk Neraka) akan sangat mudah dihasut dan diajak untuk melakukan hal-hal tidak terpuji berkedok Agama tersebut. Dan bukan kebetulan Agama Islam adalah Agama yang penganutnya terbanyak di Indonesia dan bukan kebetulan pula sebagian besar penganut Agama Islam di Indonesia bodoh dikarenakan kemiskinan dan kurangnya pendidikan (Terimakasih kepada para ulama Indonesia atas kondisi ini..😦 ). Dalam menegakan keamanan Negara Panglima Besar Suharto tidak tanggung-tanggung dalam menyapu bersih semua jerawat yang bermunculan di wajah Ibu Pertiwi, kalangan Agama, kalangan Mahasiswa dan kalangan Elite Politik. Saya bukan membanggakan pemerintahan Orde Baru, karena dulu saya juga salah satu penentang pemerintahan tersebut, tetapi setelah runtuhnya pemerintahan Orde Baru dan melihat betapa rapuhnya tulang Ibu Pertiwi (seperti bayi) dengan bermunculanya berbagai penyakit egois yang mengganggu dan sangat merusak Negara Indonesia, membuat saya sadar bahwa system yang dibuat oleh pemerintahan Orde Baru ada benarnya karena bangsa Indonesia belum cukup kuat untuk diberi kebebasan bernegara berdasarkan Pancasila. Baiklah… itu adalah gambaran atau sekilas gambaran mengapa warga Negara luar dapat mempengaruhi warga Negara Indonesia untuk melakukan visi dan misi mereka dengan sangat mudah. Sekarang kita kembali kedalam permasalahan Bom, saya juga tidak tahu pasti apakah Bom itu berasal dari Malaysia atau bukan, tetapi menurut pengamatan saya:

  1. Dr. Azhari Husin adalah sepupu dari Istri ke 3 Sultan Kerajaan Malaysia.
  2. Nurdin M Top warga Negara Malaysia.
  3. Dr. Azhari pernah lolos dari pengejaran lari ke Malaysia tidak terdeteksi.
  4. Penyelundupan Bom ke Indonesia dibekuk, dan asal penyelundupan dari Malaysia
  5. Dari semua serangan Bom yang ditujukan untuk Internasional tidak ada korban Malaysia
  6. Sampai saat ini keluarga Dr. Azhari & Nurdin M Top di Malaysia tidak di sorot
  7. Siapa penyumbang dana untuk pembelian bahan peledak, untuk dana sebesar itu tidak cukup beberapa pesantren atau uang teroris itu sendiri, pasti ada sebuah fasilitas besar seperti sebuah Negara.
  8. Malaysia sudah mulai memasuki Indonesia dari segi perekonomian, contoh: Produk kartu komunikasi XL (Exelkomindo), Air Asia, Petronas, dll. Bisnis ini sama sekali tidak terkena ancaman Bom.
  9. Dan kejadian Bom terakhir cukup jelas dengan menyerang meeting event dan sebelum datangnya MU (tim sepak bola Inggris) menjadikan Malaysia sebagai negara terakhir yang aman di Asia.
  10. Dan ada fakta terbaru dari Bangladesh yaitu: Bangladesh menerima ancaman Bom ditujukan untuk kedutaan Amerika, Australia dan Canada, ketiga kedutaan tersebut harus mengakhiri masa operasionalnya dalam jangka waktu 1 minggu atau menerima serangan Bom bunuh diri. Dan ancaman tersebut dikirim dengan fax dari sebuah nomor di Malaysia.
  11. Berita terakhir bahwa Ba’asyir (mantan tersangka Teroris di Indonesia) tidak mengenal pelaku pemBom’an karena ia selama ini di Malaysia.

Aneh tersangka nomer satu teroris di Indonesia bisa dengan asyik pulang pergi Ind – Malaysia, kalo negara lain pasti akan melarang kunjungan dengan alasan tersebut demi keamanan negara mereka (koreksi kalau saya salah) Itu adalah analisa saya sebagai warga Negara Indonesia yang sangat menginginkannya masalah teroris ini terselesaikan dan tidak lagi menelan korban saudara-saudara saya setanah air, saya berharap mungkin analisa saya ini bisa menjadi masukan bagi pemerintah Indonesia dan cukup 17 Juli 2009 kemarin saya menangis untuk terakhir kalinya melihat berita di TV (kalau saya boleh mengingatkan untuk rekan-rekan media jangan terlalu menggemparkan berita teroris, karena meledaknya berita mengenai event teroris itulah yang mereka cari dan itu salah satu kunci sukses mereka) Sebelum saya mengakhiri tulisan ini saya ingin menyampaikan ucapan saudara saya yang saya baca pada situs Bangka Pos (EDISI : SENIN, 20.JULI.2009 | 21:14 WIB) Anggota Komisi I DPR RI Ali Mochtar Ngabalin, sebagai berikut: “Saya tidak mau menuduh, tapi provokasi-provokasi yang dilakukan oleh negara tetangga dan serumpun itu terhadap bangsa ini sudah sangat keterlaluan. Dulu, mereka yang menjilat-jilat kaki kita. Kini, mencoba menginjak kepala kita. Sudah terlalu banyak perlakuan negara yang telah banyak kita bantu itu yang sebenarnya sudah tidak dapat ditolerir lagi oleh bangsa ini,” ujar Ali Ingat kita harus menjaga pemuda Indonesia untuk tidak terjerumus kedalam kegelapan karena rapuhnya jiwa raga mereka, dan para teroris tidak dapat lagi menggunakan mereka sebagai tombak perang mereka (seperti kejadian 17 Juli 2009).

Salam Indonesia, Pandu Peduli Indonesia

Sumber : http://www.facebook.com/

Categories: Warna-warni
  1. maridup
    11 August 2009 at 8:32 am

    Kecurigaan saya sama dengan anda.

    • salsabravo1
      11 August 2009 at 1:12 pm

      Ya.. gitu deh pak.. semoga ini hanya sekedar curiga aja.. Terimakasih

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: